Ikuti 6 Tips Berikut agar Poni Tidak Tampak Flat, Yuk!

Ikuti 6 Tips Berikut agar Poni Tidak Tampak Flat – Popularitas gaya rambut berponi hampir senantiasa populer dan digemari, pun sampai ketika ini. Mulai dari curtain bangs klasik ala Alexa Chung, blunt bangs ala Zooey Deschanel, sampai baby bangs ala Emma Watson, cukup banyak jenis gaya rambut berponi yang menarik untuk dicoba. Salah satu kelebihan gaya rambut berponi ialah efek membingkai wajahnya yang bisa membikin seseorang terlihat lebih muda. Kekurangannya? Poni cenderung gampang lepek dan tampak flat alias tak bervolume. Kalau Anda berniat atau telah mempunyai gaya rambut berponi, cegah poni tampak flat dengan kiat berikut, yuk!

Hasil gambar untuk shampo green angelica

Shampo Green Angelica diformulasikan dengan bahan-bahan premium pilihan yang berkelas dunia. Dengan kandungan Aloe Vera dan Angelica Keiskei Extract yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut dan menyuburkan rambut dengan cepat. Kandungan apple stemcel memperbaiki sel rambut sehingga mampu mengatasi dan mencegah kerontokan rambut. Dengan sedikit detergen yang ada di dalamnya shampo ini terasa ringan dan mampu mengangkat kotoran sampai ke akar serta membantu menyegarkan kepala dan membantu menghilangkan ketombe, melembutkan kulit kepala tanpa membuat kulit kepala menjadi berminyak.

MANFAAT UTAMA :

Mengatasi rambut rontok ringan dan parah
Mengatasi rambut rontok setelah melahirkan
Mengatasi rambut rontok wanita berjilbab
Menghilangkan ketombe
Menghilangkan gatal di kulit kepala
Mengatasi rambut kering dan bercabang
Mengatasi rambut berminyak dan lepek
Mencegah rambut rontok dan botak

Isi :(100ml) BPOM : NA18121002947

Chat Via Whatsapp : 08995000171 – 08563181630 (Fast Response)

1. Tata poni setelah keramas

Hasil gambar untuk Tata poni setelah keramas

Salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh pemilik rambut berponi adalah mengabaikan poni setelah keramas hingga kering. Well, kalau Anda beruntung memiliki poni yang mudah diatur sih tidak masalah, namun kalau tidak? Memiliki helaian lebih sedikit, poni cenderung lebih cepat kering ketimbang sisa rambut Anda dan setelah kering, tatanan poni cukup sulit untuk diubah tanpa menggunakan bantuan hair styling tool. Jika saat dibiarkan mengering sendiri poni Anda tidak memiliki bentuk atau tatanan yang Anda inginkan, sebaiknya Anda segera menyisir dan menata poni selagi lembap setelah keramas. Dengan bantuan sisir dan hairdryer, Anda pun bisa menata poni agar tampak bervolume secara alami tanpa bantuan alat catok.

2. Kuasai teknik menata poni yang sesuai dengan keinginan Anda

Hasil gambar untuk Kuasai teknik menata poni yang sesuai dengan keinginan Anda

Setuju nggak kalau poni dibiarkan kering dengan sendirinya, biasanya hasilnya akan berbeda-beda tiap hari? Terkadang jatuhnya pas, terkadang terlalu miring ke kanan, terkadang malah mengarah ke sana ke mari dan terlihat berantakan. Bahkan, dengan bantuan hairdryer saja terkadang hasilnya masih tidak seperti yang Anda inginkan. Jika Anda kerap mengalami masalah ini, Anda bisa menggunakan alat catok sebagai solusinya. Untuk menata poni, pilihlah alat flat iron atau alat catok berplat datar yang lebih mudah untuk dikontrol (alat catok keriting cenderung membuat poni Anda terlihat terlalu melengkung). Sayangnya, tak ada tips spesifik untuk menguasa teknik menata poni, jadi banyak-banyak berlatih saja, ya!

3. Rutin bersihkan poni

Hasil gambar untuk Kuasai teknik menata poni yang sesuai dengan keinginan Anda

Keramas setiap hari mungkin akan menimbulkan beberapa masalah untuk rambut Anda, sehingga Anda mungkin hanya keramas setiap beberapa hari sekali. Namun, berbeda dengan sisa rambut Anda, poni Anda mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa jam sebelum lepek dan berminyak, sehingga Anda perlu memberi perhatian khusus dengan lebih sering membersihkannya. Caranya cukup simpel, kok! Anda hanya perlu menguncir atau menjepit sisa rambut Anda, lalu keramasi poni dan keringkan. Psst, trik keramas poni ini juga bisa Anda praktikkan kalau poni Anda tertata ke arah yang salah, lho!

4. Berhati-hati saat mengaplikasikan skin care atau makeup

Hasil gambar untuk Kuasai teknik menata poni yang sesuai dengan keinginan Anda

Tanpa disadari, mungkin salah satu alasan kenapa poni Anda cepat lepek adalah skin care atau makeup di area dahi, lho! Bukan artinya Anda harus menghindari penggunaan skin care atau makeup pada dahi, tapi sebaiknya berhati-hatilah saat mengaplikasikan makeup dan terutama skin care yang biasanya memiliki tekstur cair seperti moisturizer atau sunscreen. Agar poni Anda tak mudah lepek, Anda bisa menjepit poni atau menahannya dengan rol rambut saat mengaplikasikan skin care atau makeup dan tunggu hingga produk kering sebelum membiarkan poni jatuh kembali pada dahi.

5. Berteman baik dengan dry shampoo

Hasil gambar untuk Kuasai teknik menata poni yang sesuai dengan keinginan Anda

Tak bisa dipungkiri, walau sudah menjalankan berbagai tips untuk menjaga poni agar tetap bervolume, tetap saja pada hari-hari tertentu poni Anda ‘tidak bekerjasama’ dan cepat lepek. Kalau sudah begini, solusi termudahnya adalah dengan menggunakan dry shampoo. Tak usah mengaplikasikan banyak-banyak, semprotkan secukupnya saja agar poni tak lagi terlihat lepek. Jika Anda memiliki jenis rambut berminyak plus wajah berminyak, sebaiknya selalu sedia kertas minyak plus dry shampoo agar poni tetap on fleek, ya!

6. Menggunakan penjepit bulu mata?

Hasil gambar untuk Menggunakan penjepit bulu mata

Well, jika Anda sudah kehabisan ide dan ingin mencoba tips yang ‘baru’ demi dapatkan tampilan poni yang on fleek, mungkin Anda bisa melihat inspirasinya dari penata rambut ternama asal Jepang, Ken Yagasaki. Melalui akun Instagram-nya, ia mengunggah video tutorial untuk membuat poni kembali bervolume menggunakan eyelash curler alias penjepit bulu mata! Daripada penasaran, langsung saja lihat videonya, ya. Hmm, apakah Anda tertarik untuk mencoba tutorial ala Yagasaki?