Kamu Jarang Keramas? Ini 5 Manfaat untuk Kesehatan Rambut

Kamu Jarang Keramas? Ini 5 Manfaat untuk Kesehatan Rambut – Keramas salah satu kegiatan rutin yang memang seharusnya dikerjakan supaya rambut masih bersih serta terlepas dari beberapa permasalahan. Tetapi, jika tiap hari kamu keramas, bukan mustahil jika rambut bisa jadi rusak, seperti begitu kering. Itu fakta lebih baik keramas tak perlu tiap hari, tetapi dua sampai tiga hari sekali, serta bahkan juga jika lebih jarang keramas lebih baik.

Konsultasi dan Pemesanan : 08995000171 – 08563181630 (Quick Respons)

Shampo Green Angelica diformulasikan dengan bahan-bahan premium pilihan yang berkelas dunia. Dengan kandungan Aloe Vera dan Angelica Keiskei Extract yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut dan menyuburkan rambut dengan cepat. Kandungan apple stemcel memperbaiki sel rambut sehingga mampu mengatasi dan mencegah kerontokan rambut.

Ini 5 manfaat penting kalau jarang keramas untuk kesehatan rambut.

1. Rambut tidak akan terasa kering lagi atau terlihat rapuh

Kalau kamu merasa rambut terasa kering, bercabang, dan tampak rapuh, ini bisa terjadi karena rambut kurang terhidrasi dengan baik. Alhasil, rambut akhirnya menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang terlihat nyata. Nah, dengan tidak keramas, produksi minyak dihasilkan kulit kepala menyebar ke seluruh batang rambut dan memberikan nutrisi serta kelembapan yang dibutuhkan rambut kering. Ini hampir sama seperti saat memberikan kondisioner pada rambut. Jadi tidak ada lagi yang namanya rambut terasa kering, deh!

2. Rambut akan terlihat bersinar alami dan terhidrasi dengan baik

Tidak hanya membuat rambut terhidrasi, produksi minyak yang ada pada kulit kepala ternyata punya manfaat lain. Jadi, karena produksi minyak pada kulit kepala yang tidak dihilangkan dengan keramas, akhirnya minyak tersebut menyelimuti batang rambut dan bakal terlihat lebih bersinar. Pastikan kamu menyisir rambut dengan sisir dengan gigi yang lembut, sehingga minyak yang berada di kulit kepala bisa menyebar sempurna ke seluruh batang rambut. Lakukan hal ini setidaknya sehari dua kali agar minyak di kulit kepala tidak menumpuk dan menyebabkan masalah.

3. Warna rambut terlihat lebih menawan dan tahan lama

Konsultasi dan Pemesanan : 08995000171 – 08563181630 (Quick Respons)

Kamu memutuskan untuk mewarnai rambut? Kalau ingin warna rambut benar-benar tahan lama, jarang keramas adalah solusinya. Bahan pembersih yang ada pada sampo membuat pewarna rambut yang sudah menempel pada kutikula rambut ikut terhilangkan sedikit demi sedikit. Akhirnya pewarna rambut yang seharusnya bertahan lebih dari tiga bulan bisa menghilang hanya dalam waktu dua minggu kalau keramas setiap hari. Sering keramas untuk rambut berwarna juga akan membuat rambut terlihat kering dan rusak, karena kekurangan nutrisi.

4. Tatanan rambut lebih tahan lama dan tampil lebih percaya diri

Sering kali kamu akan merasa sayang harus kehilangan tatanan terbaik yang didapatkan dari salon atau yang kamu buat sendiri. Tidak perlu sedih, kamu tidak perlu keramas. Pertahankan aja tampilan tersebut sehingga bisa merasa percaya diri ke mana pun yang kamu inginkan. Asal pastikan untuk tidak memberikan produk styling, seperti gel, wax, hair mousse atau hair spray ke tatanan rambut.

Walaupun bisa membuat tatanan lebih lama, tapi kalau tidak segera keramas di hari yang sama, rambut akan rusak karena menyerap produk styling tersebut. Kamu bisa keramas jika rambut sudah terasa gatal dan tatanan rambut benar-benar sudah terlihat berantakan.

5. Produksi minyak alami rambut akan berkurang drastis

Memang terdengar tidak masuk akal, tapi ini benar terjadi. Kalau kamu sering keramas, bahan kimia dari sampo membersihkan minyak di kulit kepala hingga benar-benar bersih. Lalu kulit kepala memproduksi banyak minyak sebagai akibat kulit kepala yang kehilangan minyaknya.

Jadi, makin sering keramas, semakin banyak minyak yang akan diproduksi kulit kepala. Kalau memang kamu sering keramas dan berniat untuk jadi jarang keramas, hari-hari awal pasti akan terasa sulit karena rambut benar-benar berminyak. Tapi setelah berbulan-bulan melakukannya, produksi minyak di kulit kepala menjadi normal.